 |
| Keripik Kentang |
Kentang, selain dikonsumsi dalam keadaan segar, dewasa ini tidak sedikit
diolah menjadi berbagai hasil industri makanan jadi atau setengah jadi.
Pemasaran kentang umumnya dilakukan secara tradisional dengan rantai
pemasaran cukup panjang.Misalnya, dari petani ke borongan kecil di desa
lalu ke pedagang borongan besar di kota besar atau antar daerah lalu ke
pedagang pengecer besar atau kecil, dan selanjutnya ke konsumen.
Pemanfaatan kentang antara lain adalah kentang rebus, kentang kukus,
kroket kentang, soup kentang, pergedel kentang, chip kentang, dan pati
kentang.
Kentang (Solanum tuberosum L.) berasal dari negara
beriklim dingin (Belanda, Jerman). Tanaman kentang sudah dikenal di
Indonesia sejak sebelum perang dunia II yang disebut Eugenheimer.
Kentang ini merupakan hasil seleksi di Negeri Belanda pada tahun 1890,
berkulit umbi kekuning-kuningan, berdaging kuning, dan rasanya enak.
Kelemahan dari kentang ini adalah peka terhadap penyakit busuk daun,
virus Y dan A, dan peka terhadap penyakit layu.
Meskipun kentang
bukan bahan makanan pokok bagi rakyat Indonesia, tetapi konsumennya
cenderung meningkat dari tahun ke tahun karena jumlah produk makin
bertambah, taraf hidup masyarakat meningkat, dan wisatawan asing yang
tinggal di Indonesia meningkat.
Sebagai bahan makanan, kentang banyak
mengandung karbohidrat, sumber mineral (fosfor, besi, dan kalium),
mengandung vitamin B, vitamin C dan sedikit vitamin A.
Pembangunan
pabrik atau industri pengolahan hasil pertanian menyebabkan permintaan
kentang untuk bahan olahan industri makin meningkat dari tahun ke
tahun. Data dari BPS menunjukkan peningkatan permintaan kentang untuk
bahan olahan industri dari 17,245 ton pada tahun 1990 menjadi177,828 ton
pada tahun 1993. Peningkatan konsumen kentang segar meningkat pesat
pada tahun 1993.
Daerah-daerah sentra kentang di Indonesia adalah
Propinsi Jawa Barat (Kabupaten Bandung, Garut, Majalengka, Kuningan, dan
Cianjur), Jawa Tengah ,Jawa Timur Sulawesi Selatan, Sumatera Utara,
Sumatera Barat, dan Sebagian daerah Aceh, Bengkulu, Lampung, bali,
Sulut, NTT dan Irian Jaya.
Produktivitas kentang di Indonesia masih tergolong rendah bila dibandingkan dengan produktivitas kentang di negara-negara maju.
Rendahnya produktivitas kentang di Indonesia disebabkan oleh:
-Rendahnya mutu benih yang digunakan oleh petani ;
-Pengetahuan kultul teknis kentang masih kurang;
-Menanam kentang secara terus-menerus;
-Kehilangan hasil akibat serangan hama dan penyakit;
-Umur panen yang kurang tepat;
-Penyimpanan yang kurang baik;
-Permodalan petani yang terbatas.
Lahan
yang setiap musim ditanami petani kentang menyebabkan degradasi tanah
dan tingkat pencemaran penyakit cukup tinggi. Salah satu cara untuk
mengembalikan lahan yang memungkinkan peningkatan produktivitas
kentangadalah diistirahatkan atau diritasi dengan tanaman yang bukan
keluarga Solanacceae.
Cara lain untuk meningkatkan produktivitas
kentang adalah menggunakan benih kentang yang bebas penyakit melalui
teknologi tinggi.
Cara Pembuatan Keripik Kentang
Alat dan Bahan yang digunakan
oUmbi kentang
oPisau
oair kapur (CaCl2 dan larutan Na2S2O5) masing-masing 0,15%
oNGDA, BHA, BHT
ominyak goreng
ogaram
oMonosodium glutame atau vetsin.
Cara Membuat Keripik Kentang
1.Umbi kentang dipilih yang mutunya baik dari varietas yang banyak digemari
2.Umbi kentang yang telah dipilih dikupas dan dicuci bersih
3.Umbi
kentang yang telah dikupas diiris tipis-tipis kemudian direndam dengan
air kapur. Penggunaan larutan CaCl2 dan larutan Na2S2O5 masing-masing
0,15%, baik sebagai air blanching maupun sebagai air perendam irisan
kentang sebelum digoreng dapat memperbaiki warna atau mencegah
terjadinya pencoklatan.
4.Untuk menghambat terjadinya ketengikan dapat diberi NDGA, BHA, BHT dan lain sebagainya
5.Untuk
menambah sedapnya keripik kentang, segera setelah digoreng, keripik
tersebut ditaburi garam (100 Kg keripik ditaburkan garam sebanyak 1,5
Kg -2 Kg) dan monosodium glutamate atau vetsin.
Cara Pembuatan Chip Kentang
Alat dan Bahan yang digunakan
oUmbi kentang
oPisau
oair kapur (CaCl2)
ominyak goreng
ogaram
Cara Membuat Chip Kentang
1.Umbi kentang dipilih yang mutunya baik
2.Umbi kentang dikupas dan dicuci bersih
3.Umbi
kentang yang telah dikupas dan dicuci bersih diiris-iris, lalu langsung
direndam dalam air biasa untuk mencegah terjadinya kontak dengan udara
yang dapat mengakibatkan pencoklatan karena terjadi oksidasi.
4.Irisan umbi kentang direndam dalam larutan Calsium Clorida 0,1% selama 1 malam.
5.Keesokan harinya diangkat dan dicuci bersih.
6.Di blanching dalam larutan garam 1,5% selama 90 menit.dimasukkan dalam air dingin untuk menghentikan proses pemanasan.
7.Ditiriskan
8.Dikeringkan dengan alat pengering atau dijemur pada sinar matahari sampai kering.
9.Digoreng sampai gemersik
10.Dikemas
Cara Membuat Pergedel Kentang
Alat dan Bahan yang digunakan
oUmbi kentang
oPisau
oGilingan
ominyak goreng
ogaram
oPutih Telur
Cara Membuat Chip Kentang
1.Umbi kentang dipilih yang mutunya baik
2.Umbi kentang dibersihkan lalu direbus
3.Setelah dikupas, umbi kentang ditumbuk dan dicampur dengan garam atau penyedap rasa lainnya
4.Ditambahkan daun soup untuk aroma dan dibentuk bulat gepeng atau sesuai keinginan
5.Sebelum digoreng dicelupkan kedalam putih telur sesaat.
6.Digoreng sampai matang.
REFERENCE :
Soelarso, Bambang.1997. Budidaya Kentang Bebas Penyakit.Kanisius .Surabaya.
Kusomo,S.et all.1985. Kentang. Lembang: Balai penelitian Hortikultura.
Haerah,A. 1986. Program Pengembangan Kentang.Jakarta: Dit. Bina Produksi
Holtikultura. Deptan.
Saya tunggu Komentar Brilian Anda