Showing posts with label Kentang. Show all posts
Showing posts with label Kentang. Show all posts

Monday, July 16, 2012

Mengenal Kentang Lebih Dalam dan Beragam Manfaatnya


Mengenal Kentang Lebih Dalam dan Beragam Manfaatnya

Kentang (Solanum tuberosum L) adalah tanaman umbi-umbian yang merupakan makanan pokok di Eropa, walaupun pada awalnya di datangkan dari Amerika Selatan. Kentang merupakan tanaman dari suku Solanaceae yang memiliki umbi batang yang dapat dikonsumsi yakni kentang itu sendiri. Untuk daerah yang tropis seperti Indonesia, kentang cocok ditanam di dataran tinggi yang mempunyai iklim yang sejuk.
Tanaman kentang bersifat menjalar, batangnya berbentuk segiempat yang panjangnya sekitar 50 – 120 cm dan tidak berkayu. Batang dan daun dari kentang berwarna hijau kemerah-merahan atau berwarna ungu.

Terdapat 3 jenis kentang, yakni kentang kuning, kentang putih dan kentang merah. Penggolongan ini berdasarkan warna kulit dan daging umbi. Kentang kuning memiliki kulit dan daging umbi kuning, kentang putih memiliki kulit dan daging umbi putih, dan kentang merah mempunyai warna kulit merah dan daging umbi kuning.Namun dari ketiga jenis kentang tersebut, jenis kentang yang paling disukai adalah kentang kuning karena memiliki rasa yang enak , gurih, dan empuk.

Ada juga kentang yang berwarna hijau. Namun sebaiknya kita menghindari pengonsumsian kentang ini sebab dapat mengakibatkan sakit perut, buang-buang air dan sakit kepala. Kentang hijau sebenarnya adalah kentang yang dipanen terlalu dini atau terlalu banyak mendapat sinar matahari. Warna hijau ini berasal dari solanin, yaitu sejenis senyawa alkaloid yang bersifat racun. Oleh karena itu, hindari mengolah kentang yang masih muda dan berwarna hijau agar manfaat dan kandungan gizi kentang dapat dimanfaatkan dengan maksimal.

Di dalam kentang terkandung banyak sekali zat-zat yang berguna bagi tubuh, diantaranya adalah potassium (Na) dimana sangat berguna untuk meningkatkan pH didalam tubuh manusia, vitamin C yang merupakan sumber kedua selepas oren, karbohidrat sebagai sumber energi, dan fiber atau gentian sebagai pengawal tekanan darah. Kentang juga mengandung vitamin B1, B2, dan B3 serta sedikit kandungan protein dan zat besi.

Kentang mempunyai segudang manfaat , baik dibidang kesehatan , kecantikan maupun di bidang industri rumah tangga. Sebagai salah satu sumber terbesar karbohidrat, kentang dapat dijadikan sahabat dalam mengatur pola makan.

Kentang dapat digunakan sebagai menu alternatif bagi Anda yang melakukan program diet untuk menurunkan berat badan.Kentang mengandung karbohidrat yang tinggi tetapi kandungan kalori yang lebih sedikit daripada nasi dan gandum. Di bidang kesehatan, kentang merah baik digunakan sebagai pengobatan cattaral (penyakit hidung yang menyebabkan hidung selalu beringus). Kandungan protease inhibitornya yang tinggi mampu menetralisir virus-virus tertentu dan menghambat serangan kanker.

Untuk perawatan kulit wajah, kentang dapat dibuat masker yang bermanfaat untuk menghilangkan noda hitam di kulit wajah dan membuatnya tampak lebih bersih. Caranya, kentang di kupas dan kemudian getahnya di oleskan ke seluruh permukaan wajah dan dibiarkan hingga mengering, baru kemudian dibilas dengan air.

Friday, April 20, 2012

PRODUK OLAHAN DARI KENTANG

Keripik Kentang
Kentang, selain dikonsumsi dalam keadaan segar, dewasa ini tidak sedikit diolah menjadi berbagai hasil industri makanan jadi atau setengah jadi. Pemasaran kentang umumnya dilakukan secara tradisional dengan rantai pemasaran cukup panjang.Misalnya, dari petani ke borongan kecil di desa lalu ke pedagang borongan besar di kota besar atau antar daerah lalu ke pedagang pengecer besar atau kecil, dan selanjutnya ke konsumen. Pemanfaatan kentang antara lain adalah kentang rebus, kentang kukus, kroket kentang, soup kentang, pergedel kentang, chip kentang, dan pati kentang.

Kentang (Solanum tuberosum L.) berasal dari negara beriklim dingin (Belanda, Jerman). Tanaman kentang sudah dikenal di Indonesia sejak sebelum perang dunia II yang disebut Eugenheimer. Kentang ini merupakan hasil seleksi di Negeri Belanda pada tahun 1890, berkulit umbi kekuning-kuningan, berdaging kuning, dan rasanya enak. Kelemahan dari kentang ini adalah peka terhadap penyakit busuk daun, virus Y dan A, dan peka terhadap penyakit layu.
Meskipun kentang bukan bahan makanan pokok bagi rakyat Indonesia, tetapi konsumennya cenderung meningkat dari tahun ke tahun karena jumlah produk makin bertambah, taraf hidup masyarakat meningkat, dan wisatawan asing yang tinggal di Indonesia meningkat.
Sebagai bahan makanan, kentang banyak mengandung karbohidrat, sumber mineral (fosfor, besi, dan kalium), mengandung vitamin B, vitamin C dan sedikit vitamin A.

Pembangunan pabrik atau industri pengolahan hasil pertanian menyebabkan permintaan kentang untuk bahan olahan industri makin meningkat dari tahun ke tahun. Data dari BPS menunjukkan peningkatan permintaan kentang untuk bahan olahan industri dari 17,245 ton pada tahun 1990 menjadi177,828 ton pada tahun 1993. Peningkatan konsumen kentang segar meningkat pesat pada tahun 1993.
Daerah-daerah sentra kentang di Indonesia adalah Propinsi Jawa Barat (Kabupaten Bandung, Garut, Majalengka, Kuningan, dan Cianjur), Jawa Tengah ,Jawa Timur Sulawesi Selatan, Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Sebagian daerah Aceh, Bengkulu, Lampung, bali, Sulut, NTT dan Irian Jaya.
Produktivitas kentang di Indonesia masih tergolong rendah bila dibandingkan dengan produktivitas kentang di negara-negara maju.
Rendahnya produktivitas kentang di Indonesia disebabkan oleh:
-Rendahnya mutu benih yang digunakan oleh petani ;
-Pengetahuan kultul teknis kentang masih kurang;
-Menanam kentang secara terus-menerus;
-Kehilangan hasil akibat serangan hama dan penyakit;
-Umur panen yang kurang tepat;
-Penyimpanan yang kurang baik;
-Permodalan petani yang terbatas.
Lahan yang setiap musim ditanami petani kentang menyebabkan degradasi tanah dan tingkat pencemaran penyakit cukup tinggi. Salah satu cara untuk mengembalikan lahan yang memungkinkan peningkatan produktivitas kentangadalah diistirahatkan atau diritasi dengan tanaman yang bukan keluarga Solanacceae.
Cara lain untuk meningkatkan produktivitas kentang adalah menggunakan benih kentang yang bebas penyakit melalui teknologi tinggi.


Cara Pembuatan Keripik Kentang


Alat dan Bahan yang digunakan

oUmbi kentang
oPisau
oair kapur (CaCl2 dan larutan Na2S2O5) masing-masing 0,15%
oNGDA, BHA, BHT
ominyak goreng
ogaram
oMonosodium glutame atau vetsin.

Cara Membuat Keripik Kentang

1.Umbi kentang dipilih yang mutunya baik dari varietas yang banyak digemari
2.Umbi kentang yang telah dipilih dikupas dan dicuci bersih
3.Umbi kentang yang telah dikupas diiris tipis-tipis kemudian direndam dengan air kapur. Penggunaan larutan CaCl2 dan larutan Na2S2O5 masing-masing 0,15%, baik sebagai air blanching maupun sebagai air perendam irisan kentang sebelum digoreng dapat memperbaiki warna atau mencegah terjadinya pencoklatan.
4.Untuk menghambat terjadinya ketengikan dapat diberi NDGA, BHA, BHT dan lain sebagainya
5.Untuk menambah sedapnya keripik kentang, segera setelah digoreng, keripik tersebut ditaburi garam (100 Kg keripik ditaburkan garam sebanyak 1,5 Kg -2 Kg) dan monosodium glutamate atau vetsin.


Cara Pembuatan Chip Kentang


Alat dan Bahan yang digunakan

oUmbi kentang
oPisau
oair kapur (CaCl2)
ominyak goreng
ogaram

Cara Membuat Chip Kentang


1.Umbi kentang dipilih yang mutunya baik
2.Umbi kentang dikupas dan dicuci bersih
3.Umbi kentang yang telah dikupas dan dicuci bersih diiris-iris, lalu langsung direndam dalam air biasa untuk mencegah terjadinya kontak dengan udara yang dapat mengakibatkan pencoklatan karena terjadi oksidasi.
4.Irisan umbi kentang direndam dalam larutan Calsium Clorida 0,1% selama 1 malam.
5.Keesokan harinya diangkat dan dicuci bersih.
6.Di blanching dalam larutan garam 1,5% selama 90 menit.dimasukkan dalam air dingin untuk menghentikan proses pemanasan.
7.Ditiriskan
8.Dikeringkan dengan alat pengering atau dijemur pada sinar matahari sampai kering.
9.Digoreng sampai gemersik
10.Dikemas



Cara Membuat Pergedel Kentang


Alat dan Bahan yang digunakan

oUmbi kentang
oPisau
oGilingan
ominyak goreng
ogaram
oPutih Telur

Cara Membuat Chip Kentang


1.Umbi kentang dipilih yang mutunya baik
2.Umbi kentang dibersihkan lalu direbus
3.Setelah dikupas, umbi kentang ditumbuk dan dicampur dengan garam atau penyedap rasa lainnya
4.Ditambahkan daun soup untuk aroma dan dibentuk bulat gepeng atau sesuai keinginan
5.Sebelum digoreng dicelupkan kedalam putih telur sesaat.
6.Digoreng sampai matang.


REFERENCE :


Soelarso, Bambang.1997. Budidaya Kentang Bebas Penyakit.Kanisius .Surabaya.
Kusomo,S.et all.1985. Kentang. Lembang: Balai penelitian Hortikultura.
Haerah,A. 1986. Program Pengembangan Kentang.Jakarta: Dit. Bina Produksi
Holtikultura. Deptan.

Saya tunggu Komentar Brilian Anda